Once upon a time I was of the mind
To lay your burden down
And leave you where you stood
And you believed I could
You'd seen it done before
I could read your thoughts
Tell you what you saw
And never say a word
Now all that is gone
Over with and done - never to return
I can tell you why
People die alone
I can tell you I'm
A shadow on the sun
Staring at the loss
Looking for a cause
And never really sure
Nothing but ahole
To live without a soul
And nothing to be learned
I can tell you why
People go insane
I can show you how
You could do the same
I can tell you why
The end will never come
I can tell you I'm
A shadow on the sun
Shapes of every size
Move behind my eyes
Doors inside my heard
Bolted from within
Every drop flame
Lights a candle in
Memory of the one
Who lives inside my skin
Shadow on the sun
BLOG INI ADA KARENA ADANYA KESADARAN UNTUK MENGUNGKAPKAN APA YANG ADA DI DIRI DAN HATI... INI HANYA TENTANG KEMARAHAN ,KEKECEWAAN ,KESEDIHAN DAN RASA SAKIT YANG MENDALAM ....
Monday, February 28, 2005
Friday, February 18, 2005
akan tak bermaksud
tak tahu kemana cahaya itu akan pergi ,tampak redup sekali sekarang ,tak tahu..,lihat sekali lagi ,bukan tampak muram bukan tampak terang ...sebegitu burukah jika senja ingin kembali menjadi fajar ,hingga tak satu apa bisa menyala nya...,bukan keparat macam bintang ,yang merampas dengan buas segala milik bulan ,dengan sama sekali tak mau sadar,hanya itu yang dimilikinya ...hanya itu !!!
bulan hanya ingin menyala dengan redup tak perlu terang ,tak usah berkilau ,hanya redup !!! tak melebihi bayangannya ,langit akan tampak sepi esok...
bulan hanya ingin menyala dengan redup tak perlu terang ,tak usah berkilau ,hanya redup !!! tak melebihi bayangannya ,langit akan tampak sepi esok...
bibi harus jadi pejantan
mungkin untuk direnungkan
kegagalan selalu menjadi tumpuan
tak ada lagi pijakan
langkah ini pada siapa sandarkan
berjalan tertatih mencari pegangan
setangkup jiwa enggan bersemayam
dengarkan curah kisah kelam
dalam helai jubah muram
waktu kecewa tiada peduli
maksud hati tiada dimengerti
raga terkunci tiada ditemani
seperti mati sepi sendiri
dunia jauh mengabur
hanya angin lalang pergi entah kemana
datang bertandang lalu hilang tanpa arah
kegagalan selalu menjadi tumpuan
tak ada lagi pijakan
langkah ini pada siapa sandarkan
berjalan tertatih mencari pegangan
setangkup jiwa enggan bersemayam
dengarkan curah kisah kelam
dalam helai jubah muram
waktu kecewa tiada peduli
maksud hati tiada dimengerti
raga terkunci tiada ditemani
seperti mati sepi sendiri
dunia jauh mengabur
hanya angin lalang pergi entah kemana
datang bertandang lalu hilang tanpa arah
Monday, February 14, 2005
Sunday, February 06, 2005
Subscribe to:
Posts (Atom)

